Pada era informatika ini, data dan informasi menjadi sangat abstrak dan maya sekali. Hal ini dikarenakan munculnya dua benda yang juga sama-sama abstrak dan maya, yaitu komputer dan internet. Untuk mengetahui sesuatu hal, manusia tidak perlu melihat hal tersebut secara langsung. Misalnya untuk mengirimkan ucapan selamat Idhul Fitri kepada sanak saudara yang jauh, orang tinggal sms saja. Contoh lain, untuk belajar mata kuliah Sistem Operasi, seorang mahasiswa Elins sebenarnya tidak perlu datang langsung ke kuliahnya, namun hanya download materinya saja di link yang sudah disediakan lewat internet, ini misalnya sih. Hehe

Saya jadi ingat 15 tahun yang lalu waktu saya masih TK, dulu ketika periksa di Puskesmas, ketika kita mendaftar untuk periksa di loket pendaftaran, ada deretan rak yang sangat tinggi dan berisi tumpukan kertas data pasien yang pernah periksa di Puskesmas tersebut. Menurut saya, tumpukan kertas itu sangat menakjubkan jumlah dan ukurannya, padahal itu hanya untuk satu kelurahan saja. Belum lagi untuk Rumah Sakit yang mencangkup satu kota atau Provinsi. Saya jadi berpikir, hampir semua petugas administrasi pasien di banyak rumah sakit di Indonesia berambut keriting, apakah gara-gara timbunan data tadi.

Tapi kini, tahun 2011, kita semua bisa melihat di GMC. Untuk klinik yang hanya mencangkup satu Universitas saja teknologi sistem informasi sudah sangat intensif dipakai. Semuanya serba komputer. Semua data tersimpan di komputer. Petugas penerima pasien, dokter, sampai-sampai di bagian obat pun semuanya sudah terhubung lewat komputer. Memang, semuanya jadi terlihat lebih tertata, rapi, efektif, dan efisien. Dan yang cukup penting, tidak perlu ada tumpukan kertas lagi. Hehehe

Tetapi dibalik kelebihan teknologi sistem data dan informasi tadi, pasti juga ada kekurangannya. Yang jelas, apabila tidak ada sumber daya listrik, bisa dipastikan semua teknologi tadi tidak akan berjalan. Tapi sejauh ini hal itu cukup jarang terjadi. Dan yang cukup penting, yang namanya manusia butuh bergerak. Teknologi tadi memungkinkan orang untuk hanya menggerakkan sedikit badannya dalam bekerja, alhasil, orang tadi butuh porsi olahraga lebih banyak agar kondisi tubuhnya tetap terjaga, lagipula setiap benda yang mengandung listrik pasti memancarkan gelombang radiasi, entah besar maupun kecil. Ya tapi untuk dua hal yang disebutkan terakhir tadi juga bergantung pada individu masing-masing sih.

Jadi kesimpulannya, pada jaman yang sangat membingungkan ini, kehidupan umat manusia menjadi lebih gampang dengan teknologi informasi yang semakin berkembang pesat. Namun kita tetap harus waspada, agar teknologi ciptaan manusia tadi tidak malah memusnahkan manusia itu sendiri.